Menang, Joe Biden Pimpin Amerika Serikat

LAMANRIAU.COM, WASHINGTON – Pemilu Presdien Amerika Serikat yang berlangsung sejak Selasa, 3 November 2020 lalu berhasil memilih pemimpin baru dengan kemenangan Joe Biden dan Wakilnya Kamala Harris.

Baca : Joe Biden Klaim Kemenangan Suara Elektoral

Usai 5 hari penghitungan suara calon dari partai Demokrat ini meraup 290 electoral votes. Joe Biden menang atas Donald Trump dengan perbandingan suara yang sangat tipis dari Negara bagian Pennsylvania. Biden berhasil meraih 49,7 suara, sedangkan Trump meraup 49,2 suara.

Dilansir dari Fox News, dengan tambahan 26 suara dari Pennsyvania dan Nevada, Biden telah meraup 290 suara. Jumlah ini, melebihi ambang batas 270 electoral votes yang penting untuk bisa memenangkan pilpres AS.

Sebelumnya, ada 5 negara bagian lain yang menjadi bahan perebutan terakhir antara Biden dan Trump. Antara lain adalah Nevada dengan 6 electoral votes, Alaska 3 electoral votes, Georgia 16 electoral votes, North Carolina 15 electoral votes, dan terakhir Pennsylvania 20 electoral votes.

Namun, Biden hanya bisa unggul pada daerah Nevada. Sementara Trump, menang 4 negara bagian lainnya. Tapi, semua itu tiba-tiba berbalik ketika Biden mengungguli Trump dari Georgia dan akhirnya berhasil menang.

Saat ini, setelah diumumkan menang pemilu dan bakal jadi Presiden Amerika Serikat ke-46, Biden dan wakil presidennya Kamala Harris bakal melakukan pidato kemenangannya dalam waktu dekat.

Tingkatkan Peran Muslim

Joe Biden sebelumnya memberikan pernyataan mengejutkan untuk memberikan peran muslim sebagai masyarakat minoritas sebagaimana wajarnya. “Saya berjanji kepada Anda sebagai presiden, Islam akan dapat perlakuan sebagaimana mestinya, seperti keyakinan agama besar lainnya. Saya bersungguh-sungguh,” kata Biden dalam video Youtube.
Bahkan dalam video tersebut Biden juga mengutip hadis Nabi Muhammad. “Hadist Nabi Muhammad memerintahkan siapa pun antara kamu melihat kesalahan biarkan dia mengubahnya dengan tangannya jika tidak mampu, maka dengan lidahnya jika tidak mampu, maka dengan hatinya,” kata Biden.

“Suara Muslim Amerika akan menjadi bagian dari pemerintahan jika saya mendapatkan kehormatan menjadi presiden saya akan mengakhiri larangan (travel ban) bagi muslim pada hari pertama,” tambah Biden dalam video tersebut.

Selain itu, dia memberikan tweet melalui akun media sosial resminya. Publik langsung ramai memberi tanggapan untuk Biden. Dalam komentarnya, banyak warganet yang kemudian mengaku terharu hingga berdoa agar Biden benar-benar terpilih. ***

 

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *