Tuan Guru Sapat Jadi Nama Universitas dan Jalan di Bangka Belitung

Cucu Tuan Guru Sapat, Ustadz Ali Azhar saat mengisi Webinar dalam kegiatan Dies Natalis ke-17 IAIN Syaikh Abdurrahman Siddiq Bangka Belitung.

LAMANRIAU.COM, TEMBILAHAN – Dianggap sangat berpengaruh dalam menyebarkan ilmu agama dan pendidikan di Provinsi Bangka Belitung (Babel). Sehingga Pemerintah Babel mendirikan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) dengan nama Syaikh Abdurrahman Sidiq.

Sejak didirikannya IAIN Syaikh Abdurrahman Sidiq pada 20 Juli 2006 lalu, kini berusia ke-17 tahun. Dalam Dies Natalis atau Anniversary ke-17 IAIN Syaikh Abdurrahman Sidiq, menggelar webinar tentang sejarah waliyulloh tersebut dengan tema “Menggali Khazanah Melayu Bangka Syaikh Abdurrahman Sidiq“.

Acara webinar itu dengan mengundang akademisi, pejabat, mahasiswa dan tentunya cucu Syekh Abdurrahman Siddik di Kabupaten Indragiri Hilir, DR. Ali Azhar,.S Sos.,MH. Kegiatan webinar dilaksanakan langsung dari Auditorium IAIN SAS Propinsi Bangka Belitung, Selasa 18 Oktober 2021.

Dalam Momen Dies Natalis Ke-17 IAIN SAS tersebut DR Ali Azhar menyampaikan sejarah dan peran Syaihk Abdurrahman Siddik di Ranah Melayu.

Dimana Syaikh Abdurrahman Sidiq yang dikenal dengan nama Tuan Guru Sapat sebelum menginjakkan kaki di Indragiri. Beliau sekitar 18 tahun lamanya mengembangkan Ilmu agama dan pendidikan di Bangka Belitung.

Di Bangka Belitung, dengan ilmu yang didapat dari guru-guru sebelumnya. Syaikh Abdurrahman Sidiq menyebarkan ilmu hingga ke penjuru di Bangka Belitung.

“Di Bangka Belitung Syaikh Abdurrahman Sidiq mengajar agama islam dan pendidikan, setelah merasa memiliki generasi penerus barulah beliau berpindah ke Indragiri,” kata Dr Ali Azhar.

Atas jasa Syaikh Abdurrahman Sidiq selama di Babel sehingga Pemerintah mengabadikan namanya dengan mendirikan IAIN SAS.

“Bukan hanya nama lembaga pendidikan di Bangka Belitung,nama jalan di ibu kota provinsi babel pun di abadikan nama beliau,bagai mana denga porvinsi Riau? Khusus nya Inhil dan inhu lebih dari 27 tahun berkiprah,” tegasnya.

Dengan itu, DR Ali Azhar merasa bangga atas Pemerintah Provinsi Bangka Belitung yang telah mengenang jasa-jasa beliau dengan didirikannya IAIN SAS tersebut.

“Tentunya ini dapat dicontoh bagi pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dan Pemerintah Provinsi Riau dalam membangun lembaga pendidikan Islam atas Dedikasi Mufti Kerajaan Indragiri tersebut,” tambah Ali Azhar.

Karena, kata Ali Azhar, bahwa selain Syaihk Abdurrahman Siddik ini telah membangun peradaban Islam dan pendidikan di Propinsi Bangka Belitung , ia juga seorang Mufti di kerajaan Indragiri,”sebutnya

Di Ranah Melayu tepatnya di Sapat, Kecamatan Kuala Indragiri, Syaikh Abdurrahman Siddiq juga telah berjasa membangun perkebunan kelapa guna membantu membiayai seluruh aktifitas pemerintahan dan pendidikan Islam kala itu. ***

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *